Mengenal Tanaman Tomat (Budidaya, Manfaat, dan Fase Pertumbuhan)

Tanaman Tomat – Berwarna merah berbentuk bundar tomat kerap kali dianggap sebagai sayuran karena lebih sering digunakan untuk kebutuhan dapur seperti untuk memasak.

Apabila dimasak tomat akan menambah cita rasa asam, segar, dan sedap untuk masakan kita. Oleh karena itu banyak orang salah mengira buah cantik ini sebagai sayuran padahal tomat termasuk dalam buah segar. Bukan hanya untuk dimasak tomat juga dapat kita nikmati secara langsung.

1. Mengenal Tanaman Tomat

Mengenal tanaman tomat
Sumber: healthycanning.com

Buah satu ini bukan merupakan buah asli dari Indonesia seperti dikutip dari Wikipedia, Tomat (Solanum lycopersicum syn. Lycopersicum esculentum) adalah tumbuhan dari keluarga Solanaceae, tumbuhan asli Amerika Tengah dan Selatan, dari Meksiko sampai Peru.

Tomat merupakan tumbuhan siklus hidup singkat, dapat tumbuh setinggi 1 sampai 3 meter. Tumbuhan ini memiliki buah berawarna hijau, kuning, dan merah yang biasa dipakai sebagai sayur dalam masakan atau dimakan secara langsung tanpa diproses.

Tomat memiliki batang dan daun yang tidak dapat dikonsumsi karena masih sekeluarga dengan kentang dan Terung yang mengadung Alkaloid. Kata “tomat” berasal dari kata dalam bahasa Nahuatl, tomati.

2. Manfaat Tomat Untuk Kecantikan dan Kesehatan

Manfaat tomat
Sumber: eastcoastdaily.in

Tomat bukan hanya cantik penampakannya saja buah satu ini juga mengandung berbagai manfaat untuk tubuh manusia yaitu dapat mencegah kanker, melindungi jantung, mencegah diabetes, membantu merawat kulit, memperbaiki sistem pencernaan, dan mencegah infeksi saluran kemih.

Setelah mengetahui berbagai manfaat tomat tentunya buah ini semakin menarik untuk kita konsumsi dan budidayakan.

3. Fase Pertumbuhan Tomat

Fase pertumbuhan tomat
Sumber: omahhijau.com

Tomat dalam perkembangan dan pertumbuhannya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti suhu, kelembapan, dan ketinggian tempat. Apabila faktor-faktor tersebut terpenuhi maka akan membantu proses pertumbuhan dan perkembangan tomat menjadi lebih optimal.

Suhu optimal untuk pertumbuhan tomat adalah 15-2000C, suhu rendah <1300C akan mengganggu produksi dan visiabilitas polen sedangkan, suhu tinggi >1300C menyebabkan kelembapan sangat rendah sehingga buah tidak dapat terbentuk.

Berikut merupakan fase pertumbuhan tanaman tomat mulai dari penyemaian biji hingga panen:

• Minggu Pertama

Pada minggu pertama terjadi beberapa perubahan pada tanaman mulai dari pertumbuhan batang, daun, dan akar yang masih kecil mulai tumbuh sedikit demi sedikit. Daun mulai tumbuh rambut-rambut halus.

• Minggu Kedua

Batang tanaman mulai tegak lurus dan mulai tumbuh dedaunan.

• Minggu Ketiga

Mulai tumbuh cabang pada batang, panjang tanaman sudah mencapai sekitar 20cm.

• Minggu Keempat

Batang mulai tumbuh keatas dan cabang-cabang sudah tumbuh daun yang mulai membesar. Panjang tanaman mencapai 45cm.

• Minggu Kelima

Bunga mulai muncul pada tiap percabangan batang. Bunga berwarna kekuningan.

• Minggu Keenam

Tanaman mulai berbuah akan tetapi masih kecil. Tanaman mulai berhenti tumbuh pada ketinggian 125cm.

• Minggu Ketujuh

Buah tomat berwarna merah muda dan mula membesar. Sebagian buah masih berwarna hijau muda menandakan pertumbuhan terus berlangsung.

• Minggu Kedelapan

Beberapa buah tomat sudah berwarna merah tua hal ini berarti buah tomat sudah dapat dipanen.

4. Alat dan Bahan Budidaya Tomat

Sebelum memulai budidaya ada beberapa hal yang harus kita persiapkan dengan baik agar memperlancar usaha budidaya kita. Berikut beberapa alat dan bahan yang kita perlukan untuk budidaya tomat:

Alat:

  1. Polybag atau Pot
  2. Pisau
  3. Bambu

Bahan:

  1. Benih tomat berkualitas
  2. Tanah sebagai media tanam yang memiliki kondisi lembab namun tidak becek. Kondisi pH tanah yang disarankan yaitu 5,5 sampai 6,5
  3. Pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang
  4. Pupuk NPK
  5. Pestisida organik

5. Cara Menanam Tomat Agar Berbuah Lebat

Tomat agar berbuah leabt
Sumber: schoolofestate.com

» Setelah alat dan bahan sudah kita persiapkan dengan baik langkah selanjutnya yaitu merendam benih tomat dalam air hangat selama semalaman.

» Persiapkan polybag dan tanah sebagai media tumbuh tanaman. Tanah sebagai media tanam dicampur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan masing-masing 1:1.

» Setiap polybag akan diisi dengan masing-masing satu benih.

» Polybag yang sudah diisi tanaman ditempatkan pada ruangan dengan kondisi teduh dan terlindung dari paparan cahaya langsung. Untuk mencegah cahaya masuk bisa menggunakan penutup berupa koran atau kertas sejenisnya. Tunggu hingga tanaman memiliki daun sejati atau sekitar 2-3 minggu. Selama pertumbuhan jangan lupa untuk melakukan penyiraman.

» Tanaman yang sudah berumur 2-3 minggu dipindahkan ke lahan yang sudah diberi pupuk. Tanaman langsung ditanaman dalam lubang tanam dengan jarak 70×60 cm. Perlu diperhatikan dalam proses penanaman yang harus kita pertimbangkan adalah waktu penanaman serta jarak tanam. Pemindahan sebaiknya dilakukan pada sore hari agar tanaman tidak mengalami layu selama masa pemindahan. Pengaturan jaraka tanaman berarti memberi luang lingkup yang sama atau merata bagi tiap tanamannya agar dapat berkembang secara baik.

» Tanaman tomat dapat disiram tanahnya setiap pagi dan sore secara rutin agar kondisi tetap lembab namun yang perlu digaris bawahi jangan sampai tanah menjadi becek karena akan menghambat pertumbuhan tanaman tomat.

6. Cara Merawat Tanaman Tomat Agar Berbuah Lebat

Selama proses budidaya tanaman tomat harus mendapatkan beberapa perawatan seeperti:

» Penyiraman yang baik dilakukan pada waktu sore hari untuk mengurangi penguapan pada tanaman. Penyiraman harus dilakukan dengan hati-hati diusahakan agar tidak mengenai daun karena tanaman akan menderita penyakit seperti virus.

» Pembersihan lahan sekitar tanaman tomat dari rumput liar, sampah, dan bahan-bahan yang dapat mengganggu akar tanaman untuk menyerap air.

» Pemangkasan pada ketiak batang tanaman agar tanaman tomat dapat tumbuh lebih cepat. Pemangkasan dapat dilakukan saat tanaman berumur 3 minggu setelah ditanam sampai tanaman berbunga.

» Penyulaman tanaman tomat agar lahan dapat digunakan secara efisien. Bibit tanaman yang mati diganti dengan bibit tanaman baru agar lahan tidak kosong.

» Pengecekan dan pembersihan tanaman dari hama. Tanaman dari waktu kewaktu harus dicek secala rutin apakah terdapat hama atau penyakit pada bagian tubuhnya. Apabila terdapat penyakit atau hama yang biasanya ditandai dengan munculnya bercak pada bagian batang atau daun maka dilakukan pembasmian secara organik maupun kimia. Pembasmi secara organik bisa dengan menggunakan pestisida organik seperti larutan campuran cabai dan bawang, kulit jeruk, sabun, dan lain sebagainya. Pembasmian secara kimia menggunakan pestisida anorganik yang bisa kita dapatkan di beberapa toko pertanian.

7. Pupuk Untuk Tanaman Tomat

Pupuk untuk pertumbuhan tanaman tomat terbagi menjadi dua jenis yaitu pupuk dasar dan pupuk susulan.

  • Pupuk dasar berupa pupuk kandang atau kompos
  • Pupuk susulan berupa pupuk NPK yang diberikan 2-3 kali selama masa pertumbuhan dengan cara ditugal pada tiap tanaman. NPK jenis PONSKA 15-15-15 sebanyak dosis 2 gram/tanaman

8. Umur Tanaman Tomat Sampai Mati

Umur Tanaman Tomat Sampai Mati
Sumber: treehugger.com

Usia tanaman tomat dari mulai tumbuh sampai mati berkisar antara 4 sampai 5 bulan. Tanaman akan mati setelah buah habis.

Setelah mengetahui tentang budidaya tomat tentu kita semakin tertarik bukan? Mudah, praktis, menguntungkan, dan berjuta manfaat. Tomat terhitung sebagai tanaman yang cepat untuk bisa kita panen pada minggu kedelapan buah sudah berwarna merah tua yang artinya siap kita panen.

Untuk harga di pasaran tomat juga sangat menjanjikan. Selain beberapa penjelasan tentang teknik budidaya tomat diatas yang harus kita ingat yaitu harus telaten dan sabar selama proses budidaya agar menghasilkan tomat dengan kualitas unggulan.

Sekian artikel kali ini semoga membawa berbagai manfaat untuk kita semua.

Bagikan:

Leave a Comment