Kayu Secang

Kayu secang atau sering disebut dengan Caesalpinia sappan merupakan tanaman herbal yang sering digunakan sebagai obat dan juga pewarna alami. Kegunaan kayu ini telah dikenal lama dalam metode pengobatan tradisional Tiongkok.

Bahkan sejak beberapa tahun terakhir, tanaman ini semakin menunjukkan kepopulerannya karena segudang manfaat yang dimilikinya. Bagi Anda yang belum mengenal apa itu Caesalpinia sappan, simak ulasan berikut untuk mengetahui sejauh mana kayu ini bermanfaat bagi kehidupan Anda.

Apa itu Kayu Secang?

Tanaman kayu secang

© WikiMedia.org

Kayu ini merupakan kayu kering yang memiliki nama latin Caesalpinia sappan dan merupakan spesies pohon berbunga dari keluarga kacang-kacangan. Tanaman ini juga masih berkerabat dari Brazilwood (Caesalpinia echinata) dalam 1 genus.

Hal ini membuat kayu ini memiliki banyak nama seperti Sappanwood, Suou, Chekke Sappanga, Sappan Lignum, Sumu, dan lainnya.

Tanaman ini awalnya hanya ada di kepulauan Melayu dan di Asia Tenggara. Untuk daerah Tiongkok, kayu ini mulai dibudidayakan di Guangxi, Yunnan, Taiwan, dan Guangdong. Kayu ini dapat di produksi sepanjang tahun.

Cara menggunakannya cukup mudah, yaitu dengan memotong kayu dan membuang kulitnya. Bagian kayu yang digunakan adalah bagian batang tengahnya, setelah di jemur dibawah sinar matahari.

Kandungan dan Kegunaan Kayu Secang

kayu secang

© idntimes.com

Jika Tiongkok menggunakan kayu ini sebagai obat alternatif, tentunya kayu ini mempunyai kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan. Kayu ini mengandung beberapa senyawa seperti brazilin, alkoloid, brasilein, flavonoid, tanin, saponin, terpenoid, fenil, kardenolin, propana, dan antrakinon.

Selain itu juga mengandung asam galat, oscimene, resin, resorsin, dan juga minyak astiri yang sangat berkhasiat untuk kesehatan tubuh, kayu ini juga mempunyai manfaat lainnya selain digunakan sebagai obat.

Secara umum kegunaan kayu ini dibagi menjadi dua, yaitu:

1. Sebagai Obat

Manfaat kesehatan utama dari kayu ini adalah untuk melancarkan sirkulasi darah sehingga dapat menghilangkan statis darah. Hal inilah yang menjadikan kayu ini banyak digunakan sebagai ramuan yang efektif untuk mengatasi gangguan ginekologis dan juga beberapa masalah kesehatan lainnya.

Kayu ini juga dipercaya dapat digunakan sebagai obat antibakteri dan antioksidan.

2. Sebagai Pewarna Alami

Kayu secang jika dicampurkan dengan zat lain seperti besi, tembaga, alumunium, pewarna merah yang telah diekstraksi dapat anda gunakan dalam porsi yang tepat bersama pewarna nabati lainnya seperti nila akan menghasilkan warna kuning, merah, ungu, hijau, cokelat, merah tua, merah keunguan, dan juga merah muda.

Manfaat Kayu Secang

Manfaat kayu secang

© Mooppan.com

1. Bersifat Antimikroba

Air hasil rebusan kayu ini ternyata mengandung antimikrioba yang dengan kadar metanol didalamnya sehingga dapat menghambat bakteri Staphylococcus aureus yang memang tahan dengan methicillin. Bakteri jenis ini dapat menyebabkan infeksi kulit, infeksi persendian, dan juga keracunan.

2. Mengurangi Timbulnya Jerawat

Jika Anda mempunyai jerawat di wajah, cobalah untuk mencuci muka menggunakan air rebusan kayu ini. Kandungan brazilein dan pigmen merah pada ekstrak kayu ini telah terbukti dapat melawan Propionibacterium acnes yang menjadi bakteri penyebab jerawat dan radang pada kelopak mata.

3. Kaya Antioksidan

Bagi Anda pecinta teh tentunya telah mengetahui bahwa teh memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, namun juga memiliki tingkat keasaman yang dapat menyebabkan kecanduan kafein.

Jika Anda menginginkan pilihan sumber antioksidan yang lebih aman, Anda dapat memanfaatkan kayu ini tanpa efek samping yang serupa.

Dari sebuah penelitian yang dilakukan telah menunjukkan bahwa kayu ini mampu memberikan antioksidan lebih banyak dan memberikan perlindungan dari radikal bebas dibandingkan dengan quercetin yang bisa ditemukan pada makanan yang kaya akan antioksidan seperti pada blueberry.

4. Bersifat Antialergi

Apakah Anda memiliki masalah dengan alergi. Jika iya cobalah untuk merebus kayu ini dan minumlah hasil rebusannya. Dari studi yang telah dilakukan, ditunjukkan bahwa terdapat senyawa di dalamnya terutama sappan chalcone yang memiliki sifat anti alregi yang cukup kuat dan ampuh.

5. Membantu Melawan Kejang

Kejang yang di alami oleh beberapa orang, baik karena pengidap epilepsi ataupun karena gangguan kesehatan lainnya dapat diatasi dengan mengonsumsi kayu secang. Ekstrak patimugam yang terdapat didalamnya dapat meningkatkan aktivitas antikonvulsan atau anti kejang sehingga dapat meredakan dan mengurangi frekuensi kejang.

6. Baik Untuk Jantung

Khasiat lainnya yang tidak kalah penting adalah air kayu ini dapat menjaga kesehatan jantung. Zat brazilein dan pigmen merah pada kayu ini mempunyai efek yang positif untuk kesehatan dan kekuatan jantung Anda.

7. Mengobati Tumor dan Kanker

Kandungan kloroform, metanol air, dan n-butanol yang ada didalamnya adalah zat yang bersifat antikanker. Kandungan senyawa ini mampu menghambat dan juga menghentikan pertumbuhan sel kanker dan juga tumor. Senyawa tersebut memang bersifat toksik bagi tumor dan sel kanker.

8. Meningkatkan Imunitas

Senyawa fenolik dan falvonoid yang terkandung didalamnya mempunyai sifat antioksidan yang berfungsi sebagai pencegah sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif. Kandungan zat ini juga dapat menghambat pembentukan berbagai radikal bebas yang dapat merusak imunitas tubuh.

9. Mengobati Asam Urat

Biasanya untuk beberapa orang yang usianya sudah mulai tua, keluhan akan asam urat ini banyak terjadi. Kandungan sappanchalcone dan caesalpin didalam kayu ini mampu mengatasi perandangan yang terjadi pada penyakit asam urat dan sendi.

10. Mengobati Diare

Kandungan galat, oscimine, resin, brazilin, resorsin, dan juga tanin ternyata mampu mengatasi gejala diare yang anda derita. Dengan mengonsumsi air rebusan kayu ini maka frekuensi diare Anda akan mulai berkurang dan berhenti secara alami.

11. Mengatasi Diabetes

Kandungan brazilin juga mampun menurunkan kadar gula darah sehingga baik dikonsumsi oleh Anda yang menderita diabetes. Selain itu beberapa senyawa penting seperti kaesalpin, protosappanin, dan sappankalkon merupakan senyawa yang bertindak sebagai inhibitor atau penghambat enzim aldosa reduktase yang dapat memicu timbulnya komplikasi diabetes.

Adakah Larangan Mengonsumsi Kayu Secang?

Kayu secang adalah tanaman herbal yang aman untuk dikonsumsi. Walaupun terbilang aman namun untuk beberapa kondisi tertentu anda harus memperhatikan beberapa hal. Untuk wanita yang sedang menjalani kehamilan atau orang yang mengalami kondisi kurang darah tanpa statis, disarankan untuk tidak mengkonsumsi kayu ini.

Bagi Anda yang tidak mempunyai keluhan lainnya, Anda dapat mengkonsumsi air rebusan kayu ini sesuai dengan aturan yang disarankan. Sebagai tanaman herbal yang aman tetap ada aturan penggunaan yang harus ditaati. Selama Anda mengikuti aturan yang diberikan dan mengkonsumsi secara rutin maka anda akan mendapatkan hasil yang maksimal dari kayu ini.

Indonesia dengan beragam tanaman dan tumbuhan yang hidup didalamnya menyimpan berbagai khasiat yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Kayu Secang ini merupakan salah satu dari bentuk keragaman hayati yang mempunyai manfaat serta kegunaan yang cukup banyak bagi masyarakat.

Bagaimana, Anda tertarik untuk mencoba mengkonsumsi kayu ini?

Leave a Reply