Manfaat Buah Kemang Untuk Kesehatan dan Kecantikan

Siapa bilang Kemang hanya sebuah nama daerah di kawasan Jakarta? Usut punya usut ternyata nama tersebut merupakan nama salah satu buah asli Indonesia. Dulu hampir di seluruh kawasan Jawa buah kemang mudah dijumpai, kini hanya satu dua saja orang yang masih membudidayakannya. Alhasil jadilah dia salah satu buah langka yang hampir punah.

Nama latinnya Mangifera Kemanga dan merupakan kerabat dekat dari buah mangga. Sebab dari bentuk dan jenis biji, hingga batang dan daun sangatlah mirip, begitu juga dengan aroma yang sangat menyengat, sama dengan mangga yang pada beberapa jenisnya memiliki bau sangat tajam. Bedanya hanya pada warna dan daging buah saja.

Kenapa Buah Kemang Tak Lagi Diminati?

Pohon kemang
Gambar: Goodnewsfromindonesia.id

Kalah rasa dari buah mangga, proses panen yang butuh waktu lebih lama, hingga pemanfaatannya yang terbatas, jadi alasan mengapa buah berwarna coklat ini lengser dari kejayaannya di masa lalu. Hal ini dikemukakan oleh sejumlah masyarakat Jakarta yang melewati proses transisi keberadaan buah kemang dari idola menjadi tak penting.

1. Rasa

Rasa dari buah ini cenderung asam, apalagi jika masih muda. Buah yang matang saja rasanya masih cukup asam walau sudah bercampur dengan rasa manis. Ada juga yang mengatakan kalau rasa kemang mirip dengan buah sirsak.

2. Panen

Jika mangga sudah bisa berbuah saat pohon berusia dua tahun, maka pohon kemang baru bisa dipanen saat usia tiga tahun. Lamanya menunggu waktu panen membuat masyarakat meninggalkan budidaya kemang dan beralih pada mangga atau kerabatnya yang lain seperti binjai.

3. Pengolahan

Kalau mangga bisa diolah menjadi berbagai jenis minuman dan makanan karena rasanya yang khas. Buah kemang biasanya hanya dipakai untuk tambahan buah pada rujak, atau dibuat dalam campuran sambel. Makanya tak banyak orang yang mencarinya baik di pasar tradisional apalagi di pasar modern.

4. Harga Mahal

Mahalnya harga buah ini membuat pencinta rujak mengurangi pemakaiannya. Hal ini disebabkan semakin sedikitnya petani yang membudidayakan buah yang juga dikenal dengan nama Palong tersebut.

Jika merunut sejarah, dahulu katanya hampir di setiap rumah warga Jakarta terdapat tanaman ini. Baik itu hanya untuk hiasan maupun untuk dikonsumsi saat sudah matang. Tapi sekarang sudah tak ada lagi, karena masyarakat cenderung menanam mangga dan tanaman hias ketimbang menyisihkan sebagian lokasi teras untuk membudidayakan Kemang.

Ternyata Buah Kemang Banyak Manfaatnya Lho!

Walau sudah terbilang langka, namun jika melihat manfaatnya buah kemang tak kalah dari mangga dan binjai. Baik itu untuk mata, tulang, daya tahan tubuh, diet, masalah seksual, gigi hingga menjadi antioksidan yang sangat ampuh membantu tubuh.

1. Kesehatan Mata

Kandungan vitamin A yang cukup banyak pada kemang, mampu menjadikannya salah satu buah yang membantu menjaga kesehatan mata terutama pada anak anak dan lansia. Untuk penderita penyakit mata seperti katarak, rabun jauh dan rabun dekat juga sangat dianjurkan mengkonsumsi buah ini.

2. Kesehatan Tulang

Mengalami nyeri tulang atau terkena gejala pengeroposan tulang bisa diobati dengan mengkonsumsi kemang, disamping obat-obatan dari dokter. Karena kandungan kalsiumnya membantu memperkuat tulang dan massa tulang dan otot di sekitarnya. Sehingga kondisi tulang kembali kuat untuk jangka panjang.

3. Daya Tahan Tubuh

Vitamin C dan sejumlah mineral penting di dalam buah kemang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Apalagi jika Anda baru sembuh dari sakit, dengan mengkonsumsinya bisa mempercepat proses pemulihan.

4. Diet

Punya masalah kelebihan berat badan? Diet memang solusi paling tepat salah satunya dengan makan kemang segar sebagai pengganti karbohidrat. Bisa dikonsumsi sebagai camilan sore, atau sebelum tidur. Tapi pastikan Anda tidak menderita penyakit maag, sebab kadar asam pada buah ini cukup tinggi.

5. Masalah Seksual

Meningkatkan gairah seksual juga bisa melalui konsumsi kemang. Karena kandungan protein dan beberapa mineralnya meningkatkan produksi hormon seksual pria dan wanita. Dulu buah ini dijadikan tambahan dalam minuman untuk pengantin baru, agar malam pertamanya jadi lebih menggairahkan.

6. Kesehatan Gigi

Sama halnya dengan tulang, gigi yang kuat bisa dimaksimalkan dengan mengkonsumsi buah kaya kalsium, salah satunya adalah kemang. Karena kalsium di dalamnya membantu pertumbuhan gigi jadi lebih baik.

7. Antioksidan

Tubuh membutuhkan antioksidan untuk mencegah datangnya penyakit. Salah satunya melalui konsumsi makanan yang mengandung aktioksidan tinggi. Kemang masuk dalam daftar makanan yang punya zat anti oksidan tinggi. Daripada harus susah mencari buah seperti kiwi, buah naga, dan buah plum yang antioksidannya tinggi, lebih baik konsumsi buah lokal yaitu kemang saja.

8. Cegah Kanker

Sel kanker saat takut pada tubuh yang sehat dan memiliki antibodi kuat. Agar Anda punya tubuh seperti itu tentu harus dijaga dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang kaya vitamin dan mineral, salah satunya dengan rutin menjadikan kemang sbagai kudapan.

Yuk Ikut Jaga Eksistensi Buah Kemang?

Mengingat manfaatnya yang masih sangat banyak, ditambah pula proses budidaya yang tergolong mudah, banyak yang berharap pemerintah melakukan langkah nyata agar buah kemang tidak punah. Pertama dengan membuat spot-spot budidaya tanaman ini terutama di daerah asalnya yaitu Jakarta dan sekitarnya. Beruntung Kota Bogor sudah mulai melakukannya sejak beberapa tahun terakhir.

Kedua, yaitu dengan memperbanyak olahan makanan yang bisa dibuat dari buah ini. Jika biasanya hanya untuk tambahan rujak, sambel, dimakan mentah. Ada baiknya usaha rumahan mencoba peluang membuat kripik kemang, sirup, dodol, atau penganan lain berbahan dasar kemang sehingga permintaan akan buah ini meningkat dan petani kembali bergairah untuk menjadikannya produk utama.

Ketiga, kembali membudayakan penanaman pohon kemang di rumah-rumah warga. Karena selain manfaat untuk kesehatan pohon kemang yang tinggi, rimbun dan kokoh juga akan menambah keindahan rumah dari segi estetika eksterior rumah.

Bagaimana Cara Budidaya Terbaik Buah Kemang

Bibit pohon kemang
Gambar: Tokopedia.com

Apakah Anda sudah mulai sadar pentingnya menjaga eksistensi buah yang satu ini? Saatnya mencoba untuk membudidayakannya sendiri. Cara paling mudah adalah dengan semai bibit, jadi setelah makan buahnya biji kemang jangan dibuang, tapi ditanam di sebuah media tanam yang sudah dicampur pupuk kompos dan diberi air secukupnya. Lalu simpan di tempat lembab hingga tumbuh sempurna.

Cara kedua yang bisa dilakukan adalah dengan sistem cangkok. Misalnya saat Anda bertandang ke rumah kerabat di Jakarta yang kebetulan di rumahnya ada pohon kemang, maka caranya adalah dengan mengambil media plastik yang dibolongkan lalu diberi tanah bercampur kompos.

Lalu ditempelkan pada batang pohon yang sudah dikuliti, ikat dengan tali rafia dan beri air secara rutin hingga tunas baru muncul.

Tak ada ruginya menjadi bagian dari pelestarian buah kemang yang hampir punah. Walaupun banyak yang menilai buah ini sudah tak popular lagi, Anda bisa melakukan banyak cara agar buah ini kembali jadi primadona. Ayo ikut melestarikan tanaman asli Indonesia agar tak punah.

Tinggalkan komentar