Buah Semangka dan Segudang Manfaatnya

Semangka: Buah Kaya Manfaat yang Dapat Dibudidayakan di Polybag

Semangka adalah salah satu buah yang kaya air. Tak heran jika buah semangka sangat pas dinikmati ketika cuaca sedang panas. Buah yang rasanya manis ini ternyata tidak hanya dapat mengobati dahaga namun juga dapat memberi manfaat kesehatan.

Oleh karenanya, tidak ada salahnya bagi Anda untuk menanam buah ini di rumah, tahukan Anda jika ternyata tanaman ini dapat ditanam di polybag.

Mengenal Buah Semangka Lebih Dalam

Tanaman semangka berbuah

Semangka yang terkadang juga disebut tembikai memiliki nama Latin yaitu Citrullus lanatus. Buah yang masih saudara dengan ketimun ini ternyata merupakan buah asli Afrika bagian selatan.

Menurut apa yang diberitakan oleh National Geographic, buah berdaging merah ini adalah buah yang paling tidak alami. Maksud dari pernyataan ini adalah bahwa buah ini sudah banyak mengalami rekayasa genetika.

Buah semangka asli yang ditemukan di Afrika dahulu hanya berdiameter 5 cm, warnanya bukan merah, rasanya sedikit pahit, serta sulit dibelah.

Namun, setelah dilakukannya rekayasa genetika, buah ini menjadi berukuran besar, bobotnya sekitar 2 kg, daging buahnya berwarna merah, manis, dan ada yang tidak memiliki biji.

Manfaat Buah Semangka

Buah semangka segar

Buah yang kaya air ini kaya akan vitamin, setiap 100 gr mengandung vitamin A 18% dan vitamin C 13% dari total kebutuhan tubuh.

Selain itu, buah ini juga mengandung kalium, magnesium, dan vitamin B. Antioksidan yang terkandung di dalamnya juga tinggi, beberapa diantaranya adalah likopen, beta-karotene, citrulline, dan asam amino.

Selain dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan gizi harian, buah ini memiliki beberapa manfaat.

1. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung

Likopen dalam buah ini sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari tomat. Antioksidan tersebut sangat bermanfaat untuk menyehatkan sel-sel jantung. Dengan demikian, jantung akan terhindar dari kerusakan. Selain itu, orang yang rutin mengkonsumsinya akan terhindar dari penyakit jantung.

2. Menghidrasi Tubuh

Lebih dari 90% dari buah ini adalah air serta elektrolit. Oleh karenanya, buah ini sangat cocok dinikmati saat cuaca panas agar tubuh terhidrasi dengan baik.

3. Baik Untuk Kesehatan Kulit Maupun Rambut

Vitamin A dalam buah ini dapat merangsang pertumbuhan kolagen serta elastin yang berguna menjaga kulit tetap kenyal dan awet muda. Selain itu, vitamin ini juga dapat membuat rambut lebih kuat dan berkilau.

4. Meredakan Nyeri Otot Setelah Berolahraga

Berdasarkan sebuah penelitian, jus semangka dapat meredakan nyeri otot dan menenangkannya. Mereka yang minum jus ini satu jam sebelum berolahraga akan terhindar dari nyeri tersebut setelah berolahraga.

5. Menurunkan Tekanan Darah

Buah ini, terutama kulitnya, kaya akan citrulline yang dapat menjaga kestabilan takanan darah. Jadi, jika Anda atau kerabat mengalami hipertensi, Anda dapat mengkonsumsi daging buah ini bersama kulitnya untuk menurunkan tekanan darah.

6. Menjaga Kesehatan Tulang

Biji buah ini dapat dikeringkan kemudian dinikmati seperti kuaci. Kuaci ini kaya akan magnesium yang dapat membantu tubuh menyerap vitamin D dan kalsium dengan lebih baik.

Sehingga, kesehatan tulang akan terjaga. Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda dapat mengkonsumsi 70 gr kuaci ini setiap hari.

Cara Menanam Semangka (Teknik Pemula)

Mengingat betapa baiknya manfaat buah ini, tak ada salahnya jika Anda mencoba untuk membudidayakannya di rumah sendiri.

Anda tidak perlu pekarangan luas untuk menanamnya karena kini Anda dapat meggunakan polybag untuk menanam buah ini. Berikut ini langkah-langkahnya.

1. Siapkan Bibit

Bibit tanaman ini dapat anda beli maupun dapat diperoleh dari buah ini sendiri. Ciri-ciri bibit yang baik adalah yang berwarna cokelat kehitaman, berkilau, dan bentuknya utuh.

Apabila Anda memperolehnya dari buah, pisahkan biji dari daging buah dan angin-anginkan terlebih dahulu sebelum ditanam.

2. Persiapan Media Tanam

Agar tanaman buah ini tumbuh dengan baik, Anda perlu menyiapkan media tanam yang baik. Media tanam yang paling baik untuk tanaman ini adalah campuran tanah serta pupuk kandang.

Campurkan keduanya dengan perbandingan 1:1 hingga tercampur rata. Setelah itu, masukkan campuran tanah tersebut ke dalam polybag.

3. Penanaman

Lubangi tanah yang ada di dalam polybag sedalam 5 cm, buat sebanyak 2 buah. Masukkan biji yang tadi sudah dipersiapkan, masing-masing satu di tiap lubang.

Setelah itu, timbun biji tersebut dengan tanah dan siram hingga tanahnya nampak lembab. Letakkan polybag ini di tempat yang terpapar sinar matahari dari pagi sampai sore.

Setelah biji ini mulai tumbuh, tancapkan bambu di tengah antara kedua tanaman tersebut. Bambu ini berfungsi sebagai penyangga saat tanaman tersebut merambat.

Bambu ini sebaiknya tidak hanya diletakkan di tengah saja namun juga melingkar seperti cincin dalam tiga tingkatan. Penyangga ini nantinya akan menjadi tempat bergantungnya buah.

4. Pemeliharaan

Untuk memperoleh keberhasilan dalam menanam tanaman buah ini, Anda perlu menyiramnya dengan cukup air. Penyiraman ini dapat dilakukan satu atau dua kali dalam sehari, tergantung kebutuhan. Jika tanah tempatnya tumbuh nampak kering, maka siramlah hingga tanah tersebut lembab.

Selain penyiraman, Anda juga perlu menyianginya dan memupuknya. Pemupukan ini dapat dilakukan dengan pupuk urea atau pupuk kandang. Pupuk urea dapat menjadi pilihan terbaik karena tanaman ini membutuhkan banyak nitrogen. Anda dapat melakukan pemupukan tersebut seminggu sekali.

Anda juga perlu memprotnya dengan pestisida. Penyemprotan ini sangat penting karena tanaman ini rentan terserang hama. Serangan hama biasanya lebih parah pada musim hujan. Sehingga, Anda harus lebih waspada pada musim tersebut.

5. Pemanenan

Tanaman ini dapat dipanen setelah dua bulan atau tiga bulan. Buah yang siap untuk dipanen adalah yang warnanya hijau tua, mengkilap, serta bunyinya berat saat ditepuk. Dalam memanennya, anda perlu menyisakan 4 cm tangkai buah

Ciri-Ciri Semangka Berbahaya

Dalam buah semangka

Akhir-akhir ini beredar isu bahwa sebagian semangka yang beredar di pasaran tidak memiliki warna merah alami. Akan tetapi, warna tersebut adalah hasil dari suntikan pewarna kain warna merah yang dilakukan oleh beberapa penjual curang.

Tidak hanya pewarna, ternyata orang-orang curang juga menyuntikkan pemanis buatan ke dalamnya. Oleh karenanya, Anda harus lebih jeli dalam membeli buah ini agar tidak terkena efek buruknya.

Buah yang telah melewati proses penyuntikan ini memiliki ciri-ciri khusus. Berikut ini ciri-ciri yang dapat Anda kenali.

  • Daging buah berwarna merah tapi mencolok.
  • Airnya berwarna merah cerah.
  • Warna merah dari daging buah ini membekas di tangan maupun lidah.
  • Rasanya manis tapi pahit di tenggorokan karena mengandung pemanis buatan.

Selain isu pewarna kain yang disuntikkan pada buah ini, ada juga isu tentang semangka berongga tidak boleh dimakan karena mengandung zat berbahaya.

Akan tetapi, menurut ahli, rongga ini tidak mengindikasikan bahaya ataupun racun, apalagi jika rongganya tergolong wajar. Rongga tersebut hanya mengindikasikan bahwa buah ini tumbuh dengan cepat ketika musim penghujan.

Dengan melihat isu-isu yang beredar tentang buah tersebut, Anda sebaiknya menanam sendiri buah ini.

Sehingga, Anda tidak akan mengalami akibat buruk yang disebabkan oleh ulah oknum tidak bertanggung jawab ini. Dengan menanamnya sendiri, Anda dapat memperoleh manfaat semangka dengan aman.

Tinggalkan komentar