Manfaat Daun Jarak

Jarak atau Ricinus communis, Linn. dapat tumbuh pada tanah dengan tekstur kering di segala musim. Bahkan, tanaman ini kerap ditemukan tumbuh liar di hutan. Tanaman jarak mempunyai batang bulat yang licin serta mempunyai daun tipis dan meruncing di bagian ujungnya seperti gambar di atas.

Manfaat daun jarak sudah diketahui sejak dulu sebagai obat dari berbagai macam penyakit.

Daun jarak mengandung asam ricinoleat, vitamin C, kaempferol, isoquercitrin, rutinoside,  quercetin, astragalin,stigmasterol, teraksol, dan reynoutrin. Dengan kandungan di dalamnya, daun jarak dapat mengatasi dan mencegah berbagai penyakit.Pengobatan dengan daun jarak relatif aman dan murah karena daun ini mudah ditemukan.

Daun Jarak untuk Mengobati Demam

Salah satu manfaat daun jarak yaitu membantu menurunkan demam. Untuk mendapatkan khasiatnya, rebus daun jarak dan gunakan airnya untuk mengompres. Anda juga boleh menggunakan minyak jarak untuk melumuri tubuh agar terasa hangat.

Untuk meredakan demam pada bayi, kompres dengan daun jarak secara langsung. Caranya ambil 2 hingga 3 helai daun jarak yang bersih dan olesi dengan minyak goreng atau minyak jarak. Panaskan di atas kompor kurang lebih selama 2 menit hingga panas merata pada permukaan daun. Selanjutnya letakkan daun jarak pada perut dan punggung bayi.

Sementara untuk dewasa, daun jarak dapat ditempelkan pada dahi, perut, punggung, atau telapak kaki. Lebih efektif lagi jika dibarengi mengonsumsi air rebusan daun jarak secara teratur sekali sehari.

Apabila Anda mengalami masuk angin disertai perut kembung, ambil beberapa lembar daun jarak kemudian cuci hingga bersih. Rebus daun jarak dengan air secukupnya sampai layu. Tempelkan daun jarak pada punggung setelah diolesi minyak kayu putih atau minyak telon agar angin dapat dibuang keluar.

Menghilangkan Gatal-Gatal dan Kurap

Gatal-gatal dapat ditimbulkan oleh bakteri atau kuman yang melekat dan menumpuk pada kulit. Gatal sering dianggap sepele dan dapat hilang dengan sendirinya jika digaruk. Tetapi gatal yang digaruk terus menerus berpotensi menimbulkan luka. Bahkan kuman dapat berpindah dan menyebar ke area lain lewat tangan.

Kulit yang gatal biasanya juga disertai bintik-bintik merah yang jika digaruk dapat menjadi lecet dan membekas. Untuk mengobatinya, Anda dapat menggunakan beberapa lembar daun jarak yang sudah dicuci. Kemudian rebus daun hingga airnya mendidih. Campurkan air rebusan dengan air biasa dan gunakan untuk mandi. Lakukan setiap pagi dan sore hingga sembuh.

Selain mengusir gatal disebabkan kuman, daun jarak juga dapat digunakan untuk mengobati penyakit kulit akibat jamur seperti kurap dan kutu air. Untuk mengatasi kurap, dapat menggunakan minyak jarak. Dengan senyawa asam undesilenat di dalamnya kurap bisa diatasi.

Langkahnya, ambil beberapa helai daun jarak dan cuci dengan air bersih. Kemudian rendam ke dalam minyak kelapa selama beberapa jam dan panaskan. Terapkan pada kulit yang terkena kurap dan tutup dengan kain katun, biarkan selama semalaman. Ulangi langkah ini hingga kurap sembuh.

Bisa juga dengan menumbuk daun jarak dan menambahkan sedikit air hangat. Kemudian dioleskan pada kulit yang terkena kurap, kutu air, dan penyakit kulit lainnya.

Daun Jarak Untuk Mengobati Rematik

Rematik merupakan penyakit yang menyebabkan nyeri atau pegal pada sendi dan anggota gerak. Termasuk di dalam rematik adalah rheumatoid arthritis, osteoarthritis, dan lupus. Jenis rematik yang paling umum adalah rheumatoid arthritis. Penyakit ini ditandai dengan peradangan pada sebagian besar sendi utama dalam tubuh.

Pada rematik jenis ini, sistem kekebalan tubuh mengalami gangguan sehingga menyerang sendi. Peradangan dan kerusakan sendi kemudian menimbulkan rasa kaku sendi, nyeri sendi, hingga pembengkakan.

Salah satu obat herbal untuk mengatasi rematik yaitu daun jarak. Caranya dengan menyediakan 5 hingga 8 lembar daun jarak. Kemudian tumbuk halus dan campurkan dengan sedikit air hangat. Oleskan pada tempat yang mengalami masalah rematik. Lakukan langkah ini 3 kali sehari hingga sembuh.

Mengobati Sakit Gigi Dengan Daun Jarak

Mengobati sakit gigi dapat dilakukan dengan cara mengoleskan getah daun pada daerah gigi yang berlubang dan terasa ngilu. Getah daun diperoleh dengan menggores kulit daun dengan pisau tajam. Kemudian, daun ditempelkan pada gigi dan didiamkan menunggu reaksi getah mengatasi rasa sakit.

Getah daun jarak atau Jatropha Curcasternyata mengandung mikroba yang dapat mengusir ‘bakteri jahat’ seperti jenis staphylococcus, streptococcus, dan E. coli. Bakteri jahat dapat mengakibatkan sakit gigi hingga penyakit berbahaya yang lain.

Untuk mendapatkan efek lebih baik yaitu dengan meneteskan getah 1 hingga 2 tetes pada gigi yang berlubang. Cara tersebut dapat meredakan nyeri pada gigi dengan cukup cepat. Anda juga dapat menggunakan ekstrak getah daun jarak untuk meredakan ngilu pada gigi.

Meski demikian, pengobatan sakit gigi harus dilakukan dengan cara yang tepat sesuai kondisi gigi. Meredakan nyeri dengan getah daun jarak dapat Anda lakukan sebagai langkah darurat ketika berada di pedesaan atau kawasan yang jauh dari fasilitas perawatan gigi. Selanjutnya Anda perlu menangani sakit gigi dari akarnya dengan bantuan dokter gigi.

Walaupun banyak manfaat daun jarak bagi tubuh, penggunaan getah, minyak, dan air rebusan daun jarak tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Soalnya, minyak jarak juga memiliki efek samping berupa reaksi kulit dan gangguan pencernaan apabila digunakan berlebihan.

Minyak jarak yang dipecah menjadi asam risinoleat mampu mengatasi sembelit. Tetapi juga dapat menjadikan rasa tidak nyaman pada pencernaan dan mengakibatkan diare.

Untuk penderita kram, maag, diverticulitis, wasir, radang usus, prolapses, wanita hamil,atau baru saja menjalani operasi tidak dianjurkan menggunakan minyak jarak karena efek samping tersebut.

Dengan demikian, di balik manfaat daun jarak yang begitu besar, ada efek samping yang perlu diperhatikan. Gunakan sesuai kebutuhan dan ikuti dengan penanganan medis jika sakit berlanjut.

Bagikan:

Leave a Comment